Eine Plattform für die Wissenschaft: Bauingenieurwesen, Architektur und Urbanistik
ANALISIS PERBANDINGAN KUALITAS SEMEN X DENGAN SEMEN Y TERHADAP KUAT TEKAN BETON FC’ 20 MPA DAN FC’ 30 MPA
Concrete is a very popular building material used in the world of construction services, consisting of a mixture of Portland cement (PC) or other hydraulic cement, fine aggregate, coarse aggregate and water, with or without the use of additional materials that form a solid mass. The compressive strength of concrete is strongly influenced by the age of the concrete itself and the constituent materials (coarse and fine aggregates). This test is a research study in the laboratory by examining the concrete constituent materials including testing of aggregate sieve analysis, water content testing, mud content testing, density testing, aggregate specific gravity testing, coarse aggregate wear testing, slump test and compressive strength testing. Which is carried out according to the SNI method. The average compressive strength of Fc’ concrete is 20 Mpa at the age of 7, 14 and 28 days, for X cement it is 18.59, 25.29 and 23.40 Mpa and for Y cement it is 20.95, 21.89, and 28.50 Mpa. The average compressive strength values for Fc’ 30 Mpa at the age of 7.14 and 28 days, for X cement were 25.48, 32.27 and 31.04 Mpa and for Y cement were 26.04, 28.87 and 35.38 MpaBeton merupakan bahan bangunan yang sangat popular dingunakan dalam dunia jasa konstruksi, terdiri dari campuran semen Portland (PC) atau semen hidraulik yang lain, agregat halus, agregat kasar dan air, dengan atau tanpa menggunakan bahan tambahan yang membentuk masa padat. Kekuatan tekan beton sangat dipengaruhi oleh umur dari beton itu sendiri dan material penyusun (agregat kasar dan agregat halus. Pengujian ini merupakan studi penelitian dilaboratorium dengan melakukan pemeriksaan terhadap material bahan penyusun beton diantaranya pengujian Analisa saringan agregat, pengujian kadar air, pengujian kadar lumpur, pengujian berat isi, pengujian berat jenis agregat, pengujian keausan agregat kasar, pengujian slump test dan pengujian kuat tekan. Yang dilakukan sesuai dengan metode SNI. Nilai kuat tekan rata-rata beton Fc’ 20 Mpa pada umur 7, 14 dan 28 hari, untuk ...
ANALISIS PERBANDINGAN KUALITAS SEMEN X DENGAN SEMEN Y TERHADAP KUAT TEKAN BETON FC’ 20 MPA DAN FC’ 30 MPA
Concrete is a very popular building material used in the world of construction services, consisting of a mixture of Portland cement (PC) or other hydraulic cement, fine aggregate, coarse aggregate and water, with or without the use of additional materials that form a solid mass. The compressive strength of concrete is strongly influenced by the age of the concrete itself and the constituent materials (coarse and fine aggregates). This test is a research study in the laboratory by examining the concrete constituent materials including testing of aggregate sieve analysis, water content testing, mud content testing, density testing, aggregate specific gravity testing, coarse aggregate wear testing, slump test and compressive strength testing. Which is carried out according to the SNI method. The average compressive strength of Fc’ concrete is 20 Mpa at the age of 7, 14 and 28 days, for X cement it is 18.59, 25.29 and 23.40 Mpa and for Y cement it is 20.95, 21.89, and 28.50 Mpa. The average compressive strength values for Fc’ 30 Mpa at the age of 7.14 and 28 days, for X cement were 25.48, 32.27 and 31.04 Mpa and for Y cement were 26.04, 28.87 and 35.38 MpaBeton merupakan bahan bangunan yang sangat popular dingunakan dalam dunia jasa konstruksi, terdiri dari campuran semen Portland (PC) atau semen hidraulik yang lain, agregat halus, agregat kasar dan air, dengan atau tanpa menggunakan bahan tambahan yang membentuk masa padat. Kekuatan tekan beton sangat dipengaruhi oleh umur dari beton itu sendiri dan material penyusun (agregat kasar dan agregat halus. Pengujian ini merupakan studi penelitian dilaboratorium dengan melakukan pemeriksaan terhadap material bahan penyusun beton diantaranya pengujian Analisa saringan agregat, pengujian kadar air, pengujian kadar lumpur, pengujian berat isi, pengujian berat jenis agregat, pengujian keausan agregat kasar, pengujian slump test dan pengujian kuat tekan. Yang dilakukan sesuai dengan metode SNI. Nilai kuat tekan rata-rata beton Fc’ 20 Mpa pada umur 7, 14 dan 28 hari, untuk ...
ANALISIS PERBANDINGAN KUALITAS SEMEN X DENGAN SEMEN Y TERHADAP KUAT TEKAN BETON FC’ 20 MPA DAN FC’ 30 MPA
Paembonan, Marchel Yupi (Autor:in) / Kadir, Abdul (Autor:in) / Lewikinta, Awilliambuth B. (Autor:in) / Sulha, Sulha (Autor:in)
01.07.2022
doi:10.33772/jmk.v7i2.27767
Media Konstruksi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil; Vol 7, No 2 (2022): MedKons; 127-132 ; 2503-2712 ; 10.33772/jmk.v7i2
Aufsatz (Zeitschrift)
Elektronische Ressource
Englisch
DDC:
690
ANALISIS PERBANDINGAN PEMAKAIAN SEMEN TONASA DAN SEMEN CONCH TERHADAP KUAT TEKAN BETON
BASE | 2023
|Analisis Perbandingan Kuat Tekan Beton Semen OPC Dan Semen PCC Terhadap Pemanfaatan Sikament-Nn
DOAJ | 2023
|BASE | 2017
|Pengaruh Faktor Air Semen terhadap Kuat Tekan Beton dengan Agregat Batu Apung
BASE | 2018
|Pengaruh Faktor Air Semen terhadap Kuat Tekan Beton dengan Agregat Batu Apung
DOAJ | 2018
|