Eine Plattform für die Wissenschaft: Bauingenieurwesen, Architektur und Urbanistik
DAMPAK KEGIATAN PELEDAKAN PERTAMBANGAN ANDESIT TERHADAP LINGKUNGAN PEMUKIMAN DI GUNUNG SUDAMANIK KECAMATAN CIGUDEG KABUPATEN BOGOR (The Impact of Blasting Activities for Andesite Mining to Residential Environment at Mount Sudamanik Cigudeg Bogor)
ABSTRAK Aspek lingkungan hidup kemungkinan terganggu akibat kegiatan eksploitasi sumber daya alam. Mineral dan batuan sebagai salah satu sumber daya alam pada umumnya tersebar di daerah terpencil yang masih memerlukan pengembangan. Pada sisi ini, kehadiran perusahaan pertambangan sangat penting peranannya bagi kemajuan dan pembangunan serta meretas keterisolasian suatu daerah. Wilayah sekitar Gunung Sudamanik, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor tumbuh dan berkembang karena pertambangan andesit. Gunung Sudamanik telah dan masih dieksploitasi lima perusahaan tambang andesit yang memiliki Izin Usaha Pertambangan (IUP) dengan luas total Wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP) seluas 113 hektar. Pada tahun 2012, total produksi batuan kelima perusahaan adalah 3.984.785 ton atau rata-rata 332.065,4 ton per bulan. Produksi batuan tersebut dihasilkan dari peledakan yang dapat mencapai lima kali peledakan atau lebih setiap hari. Getaran dan bunyi ledakan yang disebabkan peledakan ini kemungkinan berdampak terhadap lingkungan hidup, terutama pada konstruksi rumah dan kenyamanan masyarakat yang bermukim di sekitar kaki Gunung Sudamanik. Pemukiman penduduk yang paling dekat lokasi peledakan andesit berada pada tiga kampung/dusun yaitu Kampung Kadaung, Lebakwangi Lapangan dan Lebakwangi Girang. Ketiga kampung tersebut secara administratif berada dalam Desa Rengasjajar. Rumah warga pada pemukiman yang paling dekat ke lokasi peledakan batuan andesit berjarak sekitar 337 – 616 meter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemakaian 90,5 kg bahan peledak delay yang sama pada jarak 148 m mengakibatkan tingkat getaran tanah maksimum 7,71 mm/s yang telah melewati baku mutu kelas 3 SNI 7571 : 2010. Dan pemakaian bahan peledak mulai dari 77,4 kg sampai 1310,4 kg setiap peledakan tidak menimbulkan dampak kebisingan pada pemukiman warga. ABSTRACT Living environment aspects are possibility disrupted by the exploitation of natural resources. Minerals and rocks as one of the natural resources in general are scattered in remote areas that still need development. On this side, the presence of mining companies is important for the progress and development as well as rip off the isolation area. The region around Mount Sudamanik, Cigudeg District, Bogor Regency grows due to the mining of andesite rock. Mount Sudamanik has been and is being mined out by five companies that have mining business license (IUP) covering an area of 113 hectares of region mining business permit (WIUP). In 2012, total andesite production of the all company reached 3,984,785 tons, or an average of 332,065.4 tons per month. Production of these andesite generated from blasting that can reach five times the blasting or more every day. Ground vibrations and air blast caused by blasting probably effect to the living environment, mainly to the house construction and comfort communities who resides around the foot of Mount Sudamanik. Three villages are situated at the nearest the andesite mining inculuding Kampung Kadaung, Lebakwangi Lapangan and Lebakwangi Girang. Residential homes on the nearest location to the andesite blasting is about 337- 616 meters. The results showed that the use of 90.5 kg of explosives same delay at distance 148 resulted in maximum ground vibration levels of 7.71 m/s that have full filled the quality standard of the third grade SNI 7571: 2010. And the use of explosives ranging from 77.4 kg to 1310.4 kg blasting did not cause any noise impact on residential areas.
DAMPAK KEGIATAN PELEDAKAN PERTAMBANGAN ANDESIT TERHADAP LINGKUNGAN PEMUKIMAN DI GUNUNG SUDAMANIK KECAMATAN CIGUDEG KABUPATEN BOGOR (The Impact of Blasting Activities for Andesite Mining to Residential Environment at Mount Sudamanik Cigudeg Bogor)
ABSTRAK Aspek lingkungan hidup kemungkinan terganggu akibat kegiatan eksploitasi sumber daya alam. Mineral dan batuan sebagai salah satu sumber daya alam pada umumnya tersebar di daerah terpencil yang masih memerlukan pengembangan. Pada sisi ini, kehadiran perusahaan pertambangan sangat penting peranannya bagi kemajuan dan pembangunan serta meretas keterisolasian suatu daerah. Wilayah sekitar Gunung Sudamanik, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor tumbuh dan berkembang karena pertambangan andesit. Gunung Sudamanik telah dan masih dieksploitasi lima perusahaan tambang andesit yang memiliki Izin Usaha Pertambangan (IUP) dengan luas total Wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP) seluas 113 hektar. Pada tahun 2012, total produksi batuan kelima perusahaan adalah 3.984.785 ton atau rata-rata 332.065,4 ton per bulan. Produksi batuan tersebut dihasilkan dari peledakan yang dapat mencapai lima kali peledakan atau lebih setiap hari. Getaran dan bunyi ledakan yang disebabkan peledakan ini kemungkinan berdampak terhadap lingkungan hidup, terutama pada konstruksi rumah dan kenyamanan masyarakat yang bermukim di sekitar kaki Gunung Sudamanik. Pemukiman penduduk yang paling dekat lokasi peledakan andesit berada pada tiga kampung/dusun yaitu Kampung Kadaung, Lebakwangi Lapangan dan Lebakwangi Girang. Ketiga kampung tersebut secara administratif berada dalam Desa Rengasjajar. Rumah warga pada pemukiman yang paling dekat ke lokasi peledakan batuan andesit berjarak sekitar 337 – 616 meter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemakaian 90,5 kg bahan peledak delay yang sama pada jarak 148 m mengakibatkan tingkat getaran tanah maksimum 7,71 mm/s yang telah melewati baku mutu kelas 3 SNI 7571 : 2010. Dan pemakaian bahan peledak mulai dari 77,4 kg sampai 1310,4 kg setiap peledakan tidak menimbulkan dampak kebisingan pada pemukiman warga. ABSTRACT Living environment aspects are possibility disrupted by the exploitation of natural resources. Minerals and rocks as one of the natural resources in general are scattered in remote areas that still need development. On this side, the presence of mining companies is important for the progress and development as well as rip off the isolation area. The region around Mount Sudamanik, Cigudeg District, Bogor Regency grows due to the mining of andesite rock. Mount Sudamanik has been and is being mined out by five companies that have mining business license (IUP) covering an area of 113 hectares of region mining business permit (WIUP). In 2012, total andesite production of the all company reached 3,984,785 tons, or an average of 332,065.4 tons per month. Production of these andesite generated from blasting that can reach five times the blasting or more every day. Ground vibrations and air blast caused by blasting probably effect to the living environment, mainly to the house construction and comfort communities who resides around the foot of Mount Sudamanik. Three villages are situated at the nearest the andesite mining inculuding Kampung Kadaung, Lebakwangi Lapangan and Lebakwangi Girang. Residential homes on the nearest location to the andesite blasting is about 337- 616 meters. The results showed that the use of 90.5 kg of explosives same delay at distance 148 resulted in maximum ground vibration levels of 7.71 m/s that have full filled the quality standard of the third grade SNI 7571: 2010. And the use of explosives ranging from 77.4 kg to 1310.4 kg blasting did not cause any noise impact on residential areas.
DAMPAK KEGIATAN PELEDAKAN PERTAMBANGAN ANDESIT TERHADAP LINGKUNGAN PEMUKIMAN DI GUNUNG SUDAMANIK KECAMATAN CIGUDEG KABUPATEN BOGOR (The Impact of Blasting Activities for Andesite Mining to Residential Environment at Mount Sudamanik Cigudeg Bogor)
Aljon Albertus Manotar Simbolon (Autor:in) / Muhamad Yani (Autor:in) / Irzaman Irzaman (Autor:in)
2015
Aufsatz (Zeitschrift)
Elektronische Ressource
Unbekannt
Metadata by DOAJ is licensed under CC BY-SA 1.0
PEMBANGUNAN KAWASAN PEMUKIMAN DENGAN KONSEP KEBENCANAAN DI KABUPATEN BOGOR
BASE | 2021
|Kelayakan Ekonomi dan Lingkungan Kegiatan Pertambangan Rakyat di Kabupaten Sleman
DOAJ | 2016
|Analisis Dampak Fasilitas Terhadap Kepuasan Pengunjung Kebun Raya Bogor
DOAJ | 2023
|PENGARUH PELATIHAN TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA DESA MEKARSARI KECAMATAN RUMPIN KABUPATEN BOGOR
DOAJ | 2019
|