Eine Plattform für die Wissenschaft: Bauingenieurwesen, Architektur und Urbanistik
REPRESENTASI DAN IDENTITAS MULTIKULTURALISME DALAM NOVEL RONGGENG DUKUH PARUK KARYA AHMAD TOHARI
Konflik yang disebabkan karena perbedaan budaya dapat menimbulkan adanya perpecahan, perbedaan budaya, mayoritas-minoritas, selain itu, budaya yang lahir dari kebiasaan buruk masyarakat Indonesia yang tidak suka membaca dan mempertimbangkan makna suatu berita atau memahami suatu isu dapat menimbulkan kasus provokasi. Padahal, negara selama ini kerap menggaungkan ampuhnya pendekatan multikulturalisme, yakni penghormatan dan akomodasi atas kebutuhan dan ekspresi dalam keragaman budaya. Dalam konteks Indonesia, negara yang kaya akan keanekaragaman budaya, multikulturalisme menjadi suatu nilai yang penting untuk dipelajari dan dipahami. Salah satu bentuk pengungkapan multikulturalisme adalah melalui karya sastra berupa novel yang berjudul Ronggeng Dukuh Paruk karya Ahmad Tohari. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk representasi dan identitas multikulturalisme yang terdapat dalam novel. Menggunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif, data diperoleh berupa kutipan kalimat dialog, dan narasi yang bersumber pada novel Ronggeng Dukuh Paruk karya Ahmad Tohari. Analisis penelitian dilakukan dengan menggunakan dasar teori representasi dan identitas budaya Stuart Hall. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah membaca dan mencatat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel Ronggeng Dukuh Paruk mampu menggambarkan keragaman budaya yang ada dalam masyarakat Jawa, melalui representasi dan identitas budaya dalam konteks mental dan bahasa. Masyarakat Jawa memberikan kebebasan kepada masyarakat Desa Dukuh Paruk untuk mempertahankan dan mengembangkan kebudayaan mereka sendiri yang tampak dari karakter (mental) tokoh-tokoh dalam cerita sebagai representasi dan identitas budaya, serta penggunaan bahasa sehari-hari yang cabul dan kasar sebagai ekspresi mental warga desa Dukuh Paruk. Penyesuaian budaya dalam situasi tertentu juga tidak dapat dihindari, maka harus ditrima sebagai bentuk penjagaan hidup yang harmoni.
REPRESENTASI DAN IDENTITAS MULTIKULTURALISME DALAM NOVEL RONGGENG DUKUH PARUK KARYA AHMAD TOHARI
Konflik yang disebabkan karena perbedaan budaya dapat menimbulkan adanya perpecahan, perbedaan budaya, mayoritas-minoritas, selain itu, budaya yang lahir dari kebiasaan buruk masyarakat Indonesia yang tidak suka membaca dan mempertimbangkan makna suatu berita atau memahami suatu isu dapat menimbulkan kasus provokasi. Padahal, negara selama ini kerap menggaungkan ampuhnya pendekatan multikulturalisme, yakni penghormatan dan akomodasi atas kebutuhan dan ekspresi dalam keragaman budaya. Dalam konteks Indonesia, negara yang kaya akan keanekaragaman budaya, multikulturalisme menjadi suatu nilai yang penting untuk dipelajari dan dipahami. Salah satu bentuk pengungkapan multikulturalisme adalah melalui karya sastra berupa novel yang berjudul Ronggeng Dukuh Paruk karya Ahmad Tohari. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk representasi dan identitas multikulturalisme yang terdapat dalam novel. Menggunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif, data diperoleh berupa kutipan kalimat dialog, dan narasi yang bersumber pada novel Ronggeng Dukuh Paruk karya Ahmad Tohari. Analisis penelitian dilakukan dengan menggunakan dasar teori representasi dan identitas budaya Stuart Hall. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah membaca dan mencatat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel Ronggeng Dukuh Paruk mampu menggambarkan keragaman budaya yang ada dalam masyarakat Jawa, melalui representasi dan identitas budaya dalam konteks mental dan bahasa. Masyarakat Jawa memberikan kebebasan kepada masyarakat Desa Dukuh Paruk untuk mempertahankan dan mengembangkan kebudayaan mereka sendiri yang tampak dari karakter (mental) tokoh-tokoh dalam cerita sebagai representasi dan identitas budaya, serta penggunaan bahasa sehari-hari yang cabul dan kasar sebagai ekspresi mental warga desa Dukuh Paruk. Penyesuaian budaya dalam situasi tertentu juga tidak dapat dihindari, maka harus ditrima sebagai bentuk penjagaan hidup yang harmoni.
REPRESENTASI DAN IDENTITAS MULTIKULTURALISME DALAM NOVEL RONGGENG DUKUH PARUK KARYA AHMAD TOHARI
Irma Surayya Hanum (Autor:in) / Anwar Ibrahim Triyoga (Autor:in) / Khalifaturrohman Muttaqin (Autor:in)
2023
Aufsatz (Zeitschrift)
Elektronische Ressource
Unbekannt
Metadata by DOAJ is licensed under CC BY-SA 1.0
Representasi Identitas Muslimah Modern “Jilbab Traveler” dalam Novel Karya Asma Nadia
DOAJ | 2020
|ANALISIS ALIH KODE DAN KATA SAPAAN DALAM NOVEL „RONGGENG DUKUH PARUK‟ KARYA AHMAD TOHARI
DOAJ | 2015
|MULTIKULTURALISME DALAM NOVEL BURUNG-BURUNG RANTAU KARYA Y.B MANGUNWIJAYA
DOAJ | 2015
|Jarak Estetika dakam Pandangan Aristoteles pada Novel Ronggeng Dukuh Paruk karya Ahmad Tohari
DOAJ | 2024
|