Eine Plattform für die Wissenschaft: Bauingenieurwesen, Architektur und Urbanistik
PENERAPAN PERANGKAT OTOMATISASI DAN MONITORING TANGKI AIR DI KAMPUNG MANDIANGIN-SIAK
Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menyelesaikan permasalahan baru yang dihadapi Kampung Mandiangin, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak setelah pihak kampung menerima bantuan tangki air bersih dan mesin pompa air dari Kementrian Perkerjaan Umum melalui program PAMSIMAS (Program Air Bersih Masyarakat). Bentuk geografis kampung Mandiangin membuat pembangunan tangki air bersih dilakukan di lokasi yang jauh dari kantor perkampungan sekitar 1 Kilo Meter. Kondisi jalan yang kurang baik menjadi permasalahan tambahan bagi warga dalam mengelola pengoperasian tangki (penampungan) air bersih dan mesin pompa air. Permasalahan diselesaikan dengan tiga tahapan kegiatan yaitu persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Persiapan dilakukan dengan melakukan obervasi dan wawancara untuk melihat kondisi dilapangan mengenai permasalahan yang ada. Pelaksanaan dilakukan dengan mengembangkan Teknologi otomatisasi dan monitoring yang diterapkan untuk mengelola Tangki air bersih dan mengoperasikan mesin pompa air. Teknologi Otomatisasi dan monitoring dibangun dengan menggunakan perangkat utama Microcontroller Arduino UNO R3 dan Modul GSM SIM800L. Evaluasi kegiatan dilakukan untuk masing-masing tahap dengan mengumpulkan dan menyimpulkan data dari masing-masing tahapan kegiatan. Hasil Kegiatan dari pengembangan Teknologi otomatisasi ini menunjukkan warga tidak lagi melakukan secara manual untuk menyala/mematikan mesin pompa air serta mampu memberikan notifikasi (pemberitahuan) keadaan air pada tangki secara real time
PENERAPAN PERANGKAT OTOMATISASI DAN MONITORING TANGKI AIR DI KAMPUNG MANDIANGIN-SIAK
Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menyelesaikan permasalahan baru yang dihadapi Kampung Mandiangin, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak setelah pihak kampung menerima bantuan tangki air bersih dan mesin pompa air dari Kementrian Perkerjaan Umum melalui program PAMSIMAS (Program Air Bersih Masyarakat). Bentuk geografis kampung Mandiangin membuat pembangunan tangki air bersih dilakukan di lokasi yang jauh dari kantor perkampungan sekitar 1 Kilo Meter. Kondisi jalan yang kurang baik menjadi permasalahan tambahan bagi warga dalam mengelola pengoperasian tangki (penampungan) air bersih dan mesin pompa air. Permasalahan diselesaikan dengan tiga tahapan kegiatan yaitu persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Persiapan dilakukan dengan melakukan obervasi dan wawancara untuk melihat kondisi dilapangan mengenai permasalahan yang ada. Pelaksanaan dilakukan dengan mengembangkan Teknologi otomatisasi dan monitoring yang diterapkan untuk mengelola Tangki air bersih dan mengoperasikan mesin pompa air. Teknologi Otomatisasi dan monitoring dibangun dengan menggunakan perangkat utama Microcontroller Arduino UNO R3 dan Modul GSM SIM800L. Evaluasi kegiatan dilakukan untuk masing-masing tahap dengan mengumpulkan dan menyimpulkan data dari masing-masing tahapan kegiatan. Hasil Kegiatan dari pengembangan Teknologi otomatisasi ini menunjukkan warga tidak lagi melakukan secara manual untuk menyala/mematikan mesin pompa air serta mampu memberikan notifikasi (pemberitahuan) keadaan air pada tangki secara real time
PENERAPAN PERANGKAT OTOMATISASI DAN MONITORING TANGKI AIR DI KAMPUNG MANDIANGIN-SIAK
Mitra Unik (Autor:in) / Muhammad Tantaya (Autor:in)
2019
Aufsatz (Zeitschrift)
Elektronische Ressource
Unbekannt
Metadata by DOAJ is licensed under CC BY-SA 1.0
Penerapan Sanksi Adat Melayu dalam Penyelesaian Perkara Kejahatan di Siak Sri Indrapura
DOAJ | 2019
|Analisis Pemilihan Penerapan Proyek Metodologi Pengembangan Rekayasa Perangkat Lunak
DOAJ | 2016
|