Eine Plattform für die Wissenschaft: Bauingenieurwesen, Architektur und Urbanistik
TEORI STRUKTURASI DAN AKUNTANSI SUSTAINABILITAS
ABSTRAK Awal tahun 1990-an merupakan era di mana akuntansi sustainabilitas memeroleh perhatian signifikan dari para periset akuntansi. Berbagai isu tentang pencemaran, pemanasan global, dan isu-isu kerusakan lingkungan lainnya merupakan pemicu dari terjadinya pergeseran tersebut. Korporasi adalah pihakpihak terdepan dalam mengeksploitasi sumber-sumber daya alam, sehingga menjadi sangat wajar kalau mereka dituntut untuk memberikan perhatian pada upaya-upaya membangun masa depan dunia yang lebih baik. Namun demikian, beberapa peneliti menemukan bahwa harapan tersebut belum dapat dipenuhi dengan baik. Organisasi-organisasi tersebut malah menggunakan media laporan dan pengungkapan lebih sebagai alat legitimasi. Dilatari oleh kondisi demikian, para akademisi akuntansi seharusnya dapat mengambil peranan penting dengan menantang dan merangsang para koleganya untuk melakukan risetriset di bidang akuntansi sustainabilitas. Cakupantugas yang demikian luas mengakibatkan pemanfaatan hanya satu paradigma riset pastilah tidak memadai. Keragaman dalam metode riset sangat dibutuhkan dan harus semakin dirangsang, terlepas dari keyakinan filosofis yang diadopsi oleh para peneliti metode empiris, kualitatif, atau kombinasi dari keduanya. Laporan CSR dan akuntansi sustainabilitas dapat dimaknai sebagai struktur-struktur sosial yang diproduksi dan direproduksi dalam relasi dialektis agen struktur.Studi ini merekomendasikan diadopsinya Teori Strukturasi Giddens sebagai salah satu pendekatan alternatif bagi riset-riset pada ranah akuntansi sustainabilitas.
TEORI STRUKTURASI DAN AKUNTANSI SUSTAINABILITAS
ABSTRAK Awal tahun 1990-an merupakan era di mana akuntansi sustainabilitas memeroleh perhatian signifikan dari para periset akuntansi. Berbagai isu tentang pencemaran, pemanasan global, dan isu-isu kerusakan lingkungan lainnya merupakan pemicu dari terjadinya pergeseran tersebut. Korporasi adalah pihakpihak terdepan dalam mengeksploitasi sumber-sumber daya alam, sehingga menjadi sangat wajar kalau mereka dituntut untuk memberikan perhatian pada upaya-upaya membangun masa depan dunia yang lebih baik. Namun demikian, beberapa peneliti menemukan bahwa harapan tersebut belum dapat dipenuhi dengan baik. Organisasi-organisasi tersebut malah menggunakan media laporan dan pengungkapan lebih sebagai alat legitimasi. Dilatari oleh kondisi demikian, para akademisi akuntansi seharusnya dapat mengambil peranan penting dengan menantang dan merangsang para koleganya untuk melakukan risetriset di bidang akuntansi sustainabilitas. Cakupantugas yang demikian luas mengakibatkan pemanfaatan hanya satu paradigma riset pastilah tidak memadai. Keragaman dalam metode riset sangat dibutuhkan dan harus semakin dirangsang, terlepas dari keyakinan filosofis yang diadopsi oleh para peneliti metode empiris, kualitatif, atau kombinasi dari keduanya. Laporan CSR dan akuntansi sustainabilitas dapat dimaknai sebagai struktur-struktur sosial yang diproduksi dan direproduksi dalam relasi dialektis agen struktur.Studi ini merekomendasikan diadopsinya Teori Strukturasi Giddens sebagai salah satu pendekatan alternatif bagi riset-riset pada ranah akuntansi sustainabilitas.
TEORI STRUKTURASI DAN AKUNTANSI SUSTAINABILITAS
I Putu Sudana (Autor:in)
2014
Aufsatz (Zeitschrift)
Elektronische Ressource
Unbekannt
Metadata by DOAJ is licensed under CC BY-SA 1.0
IMPLEMENTASI STANDAR AKUNTANSI PADA BADAN LAYANAN UMUM PENDIDIKAN MENURUT TEORI KONTINJENSI LUDER
DOAJ | 2016
|PERSEPSI MAHASISWA PENDIDIKAN AKUNTANSI TENTANG KURIKULUM AKUNTANSI SYARIAH
DOAJ | 2013
|