Eine Plattform für die Wissenschaft: Bauingenieurwesen, Architektur und Urbanistik
Masyarakat Sipil Transnasional dan Demokratisasi di Indonesia
Demokrasi dan Masyarakat Sipil secara teoritik maupun praktik menjadi konsep-konsep yang populer di Dunia. Sedangkan Transnasional(isme) menjadi populer ketika hubungan internasional secara teoritik maupun praktik mengakomodasinya seiring kesadaran para akademisi dan praktisi tentang fenomena semakin kaburnya batas teritorial secara fisik maupun non-fisik negara bangsa yang juga populer dengan sebutan globalisasi. Indonesia adalah salah satu negara bangsa yang dikenal dengan penerapan demokrasi dalam sistem politik dan pemerintahannya bahkan klaim tersebut dilakukan sejak kemerdekaan dan pembentukannya. Dalam demokrasi di Indonesia, keberadaan dan peran masyarakat sipil juga diakui bukan saja sabagai syarat dan penanda terjadinya demokratisasi. Lebih dari itu juga berperan secara aktif untuk percepatan dalam mewujudkan demokrasi yang lebih baik. Makalah ini menganalisis tentang pencapaian demokrasi di Indonesia, masyarakat sipil transnasional Indonesia; dan mengajukan gagasan tentang memajukan demokrasi di Indonesia. Dengan mengoperasionalisasikan teori dan konsep defisit demokrasi, demokrasi transnasional, masyarakat sipil transnasional, analisis dilakukan dengan menerapkan konsep-konsep dan teori-teori tersebut secara kritis dan pendekatan kualitatif kritis untuk memahami pencapaian demokrasi, posisi dan peran masyarakat sipil transnasional dalam demokratisasi di Indonesia. Selain itu juga menggunakan unit analisis masyarakat sipil dengan level analisis global, dan dengan fokus pada kasus demokratisasi di Indonesia sebagai konteks analisis.
Masyarakat Sipil Transnasional dan Demokratisasi di Indonesia
Demokrasi dan Masyarakat Sipil secara teoritik maupun praktik menjadi konsep-konsep yang populer di Dunia. Sedangkan Transnasional(isme) menjadi populer ketika hubungan internasional secara teoritik maupun praktik mengakomodasinya seiring kesadaran para akademisi dan praktisi tentang fenomena semakin kaburnya batas teritorial secara fisik maupun non-fisik negara bangsa yang juga populer dengan sebutan globalisasi. Indonesia adalah salah satu negara bangsa yang dikenal dengan penerapan demokrasi dalam sistem politik dan pemerintahannya bahkan klaim tersebut dilakukan sejak kemerdekaan dan pembentukannya. Dalam demokrasi di Indonesia, keberadaan dan peran masyarakat sipil juga diakui bukan saja sabagai syarat dan penanda terjadinya demokratisasi. Lebih dari itu juga berperan secara aktif untuk percepatan dalam mewujudkan demokrasi yang lebih baik. Makalah ini menganalisis tentang pencapaian demokrasi di Indonesia, masyarakat sipil transnasional Indonesia; dan mengajukan gagasan tentang memajukan demokrasi di Indonesia. Dengan mengoperasionalisasikan teori dan konsep defisit demokrasi, demokrasi transnasional, masyarakat sipil transnasional, analisis dilakukan dengan menerapkan konsep-konsep dan teori-teori tersebut secara kritis dan pendekatan kualitatif kritis untuk memahami pencapaian demokrasi, posisi dan peran masyarakat sipil transnasional dalam demokratisasi di Indonesia. Selain itu juga menggunakan unit analisis masyarakat sipil dengan level analisis global, dan dengan fokus pada kasus demokratisasi di Indonesia sebagai konteks analisis.
Masyarakat Sipil Transnasional dan Demokratisasi di Indonesia
Virtuous Setyaka (Autor:in) / Febryna Mulya (Autor:in)
2015
Aufsatz (Zeitschrift)
Elektronische Ressource
Unbekannt
Metadata by DOAJ is licensed under CC BY-SA 1.0
Melacak Gerakan Masyarakat Sipil Melalui Tagar #ReformasiDikorupsi di Twitter
DOAJ | 2022
|DOAJ | 2021
|DOAJ | 2020
|