Eine Plattform für die Wissenschaft: Bauingenieurwesen, Architektur und Urbanistik
KAJIAN PENANGANAN GENANGAN PADA SUB-SISTEM DRAINANSE JANGKOK KOTA MATARAM
Abstrak: Pertumbuhan penduduk dan alih fungsi lahan untuk daerah perkotaan yang semula persawahan menjadi permukiman tidak diiringi dengan evaluasi drainase, seringkali menyebabkan terjadinya genangan pada beberapa daerah di Kota Mataram. Adapun daerah yang sering tergenang yaitu pada Kecamatan Ampenan dan Kecamatan Selaparang. Hal tersebut dikarenakan penumpukan sampah/sedimentasi pada saluran drainase yang disebabkan oleh masyarakat yang suka membuang sampah sembarangan terutama pada saluran-saluran drainase dan pengaruh pasang surut air laut. Efek backwater di Sungai Jangkok pada jarak ± 1287 m dari hilir (STA 0+230 – STA 0+469) adalah setinggi 2.08 m .Permasalahan tersebut ditangani dengan metode eco-drainage dimana dibutuhkan 1-22 buah sumur resapan per hektar dengan ∆Q (sisa Q5th) yang tidak tertampung, normalisasi saluran, dan memasang pintu klep otomatis tipe Pusair Pa-Fg1. Kata kunci: eco-drainage, sumur resapan, backwater, pasang surut  Abstract: Population growth and land conversion for urban area which originally is a paddy field before became a housing area and not followed by drainage evaluation are often cause ponding in some areas of Mataram City. The aforementioned area are including Ampenan and and Selaparang subdistrict. This is caused by littering habit, especially in the drainage channel and ocean backwater effect. The backwater effect height in Jangkok River at ± 1287 m away from downstream (STA 0+230 – STA 0+469) is 2,08 m. This problem is solved by using eco-drainage method which needs 1 - 22 infiltration wells per hectar with ∆Q, channel normalization, and also by installing Pusair Pa-Fg1 type automatic valve door. Keyword: eco-drainage, infiltration well, backwater, tidal
KAJIAN PENANGANAN GENANGAN PADA SUB-SISTEM DRAINANSE JANGKOK KOTA MATARAM
Abstrak: Pertumbuhan penduduk dan alih fungsi lahan untuk daerah perkotaan yang semula persawahan menjadi permukiman tidak diiringi dengan evaluasi drainase, seringkali menyebabkan terjadinya genangan pada beberapa daerah di Kota Mataram. Adapun daerah yang sering tergenang yaitu pada Kecamatan Ampenan dan Kecamatan Selaparang. Hal tersebut dikarenakan penumpukan sampah/sedimentasi pada saluran drainase yang disebabkan oleh masyarakat yang suka membuang sampah sembarangan terutama pada saluran-saluran drainase dan pengaruh pasang surut air laut. Efek backwater di Sungai Jangkok pada jarak ± 1287 m dari hilir (STA 0+230 – STA 0+469) adalah setinggi 2.08 m .Permasalahan tersebut ditangani dengan metode eco-drainage dimana dibutuhkan 1-22 buah sumur resapan per hektar dengan ∆Q (sisa Q5th) yang tidak tertampung, normalisasi saluran, dan memasang pintu klep otomatis tipe Pusair Pa-Fg1. Kata kunci: eco-drainage, sumur resapan, backwater, pasang surut  Abstract: Population growth and land conversion for urban area which originally is a paddy field before became a housing area and not followed by drainage evaluation are often cause ponding in some areas of Mataram City. The aforementioned area are including Ampenan and and Selaparang subdistrict. This is caused by littering habit, especially in the drainage channel and ocean backwater effect. The backwater effect height in Jangkok River at ± 1287 m away from downstream (STA 0+230 – STA 0+469) is 2,08 m. This problem is solved by using eco-drainage method which needs 1 - 22 infiltration wells per hectar with ∆Q, channel normalization, and also by installing Pusair Pa-Fg1 type automatic valve door. Keyword: eco-drainage, infiltration well, backwater, tidal
KAJIAN PENANGANAN GENANGAN PADA SUB-SISTEM DRAINANSE JANGKOK KOTA MATARAM
evanur Hendrasari (Autor:in) / Suhardjono Suhardjono (Autor:in) / Ussy Andawayanti (Autor:in)
2016
Aufsatz (Zeitschrift)
Elektronische Ressource
Unbekannt
Metadata by DOAJ is licensed under CC BY-SA 1.0
Pengenalan Pemasangan Sistem Proteksi Petir (SPP) Eksternal Pada Gedung di Kota Mataram
BASE | 2020
|Kajian Terhadap Saluran Drainase di Perumnas Tanjung Karang Permai Kota Mataram
BASE | 2022
|