Eine Plattform für die Wissenschaft: Bauingenieurwesen, Architektur und Urbanistik
SINTESA HYDROXYAPATITE (Ca10(PO4)6(OH)2) BERBASIS BATU KAPUR
Telah dilakukan penelitian tentang sintesa Hydroxyapatite (Ca10(PO4)6(OH)2) menggunakan Batu gamping atau yang disebut dengan batu kapur. Batu kapur selain dimanfaatkan sebagai bahan bangunan juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan dasar dalam pembuatan Hydroxyapatite yang dapat digunakan sebagai tulang buatan. Batu kapur yang kandungan utamanya adalah kalsium dalam bentuk CaCO3 dapat digunakan sebagai bahan dasar pembuatan Hydroxyapatite yang digunakan sebagai sumber kalsium. Dalam pembuatan Hydroxyapatite sumber utama yang dibutuhkan adalah Ca dan P. Dalam pembuatan Hydroxyapatite batu gamping dilarutkan terlebih dahulu dengan air. Batu gamping yang diperoleh kemudian ditambahkan HNO3. Larutan yang diperoleh ditambahkan Diamonium Hydrogen Phosphate sebagai sumber P dan dalam prosesnya kondisi dijaga dalam keadaan basa. Hasil yang diperoleh dilakukan variasi pH dan variasi suhu pemanasan yang kemudian dianalisis dengan XRD dan XRF. Hydoxyapatite yang diperoleh memiliki pH optimal dalam pembuatannya yaitu pada pH10 yang dilihat dari hasil analisis menggunakan High Score Plus dari hasil XRD yang memiliki score 22. Dalam variasi suhu pemanasan, kondisi pembuatan digunakan pH 10 dan dari hasil yang diperoleh suhu optimum dalam memanaskan hasil Hydroxyapatite adalah suhu 700°C selama 3 jam dengan score 49 yang hampir mirip dengan Hydroxyapatite sintetik yang memiliki score 59.
SINTESA HYDROXYAPATITE (Ca10(PO4)6(OH)2) BERBASIS BATU KAPUR
Telah dilakukan penelitian tentang sintesa Hydroxyapatite (Ca10(PO4)6(OH)2) menggunakan Batu gamping atau yang disebut dengan batu kapur. Batu kapur selain dimanfaatkan sebagai bahan bangunan juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan dasar dalam pembuatan Hydroxyapatite yang dapat digunakan sebagai tulang buatan. Batu kapur yang kandungan utamanya adalah kalsium dalam bentuk CaCO3 dapat digunakan sebagai bahan dasar pembuatan Hydroxyapatite yang digunakan sebagai sumber kalsium. Dalam pembuatan Hydroxyapatite sumber utama yang dibutuhkan adalah Ca dan P. Dalam pembuatan Hydroxyapatite batu gamping dilarutkan terlebih dahulu dengan air. Batu gamping yang diperoleh kemudian ditambahkan HNO3. Larutan yang diperoleh ditambahkan Diamonium Hydrogen Phosphate sebagai sumber P dan dalam prosesnya kondisi dijaga dalam keadaan basa. Hasil yang diperoleh dilakukan variasi pH dan variasi suhu pemanasan yang kemudian dianalisis dengan XRD dan XRF. Hydoxyapatite yang diperoleh memiliki pH optimal dalam pembuatannya yaitu pada pH10 yang dilihat dari hasil analisis menggunakan High Score Plus dari hasil XRD yang memiliki score 22. Dalam variasi suhu pemanasan, kondisi pembuatan digunakan pH 10 dan dari hasil yang diperoleh suhu optimum dalam memanaskan hasil Hydroxyapatite adalah suhu 700°C selama 3 jam dengan score 49 yang hampir mirip dengan Hydroxyapatite sintetik yang memiliki score 59.
SINTESA HYDROXYAPATITE (Ca10(PO4)6(OH)2) BERBASIS BATU KAPUR
Mailinda Ayu Hana Margareta (Autor:in) / Abdulloh Fuad (Autor:in) / Siti Alfiah Ilmiawati (Autor:in) / Surjani Wonorahardjo (Autor:in)
2016
Aufsatz (Zeitschrift)
Elektronische Ressource
Unbekannt
Metadata by DOAJ is licensed under CC BY-SA 1.0
BASE | 2016
|PENGARUH PENGGUNAAN KAPUR BAKAR DAN KAPUR GILING (MILL) TERHADAP KUAT TEKAN SPESI
BASE | 2016
|