Eine Plattform für die Wissenschaft: Bauingenieurwesen, Architektur und Urbanistik
INDUSTRIAL PLANNING IN LESS DEVELOPED COUNTRIES On the role of informal sector in urban context
In many Third World cities, the approach to industrial planning is adapted from developed countries. Planning system may conflict with the dynamics of an informal sector where priorities are directed to the fundamentals of survival in an often competitive and hostile working environment. It is important for Third World' governments to identify planning approaches that respect the current condition of land use occupation. Modernization of traditional or informal sectors may develop integrated linkages with the formal sector creating opportunities land use integration between these sectors. Abstract in Bahasa Indonesia : Pada kebanyakan negara dunia ketiga, pendekatan perencanaan industri diadaptasi dari negara maju. Pendekatan ini mengalami ketidak sesuaian dengan keberadaan informal sector, dimana sektor ini memprioritaskan pada kompetisi tinggi dalam konteks lahan perkotaan. Penting bagi negara dunia ketiga untuk mengidentifikasi pendekatan perencanaan yang mengikut sertakan keadaan sesungguhnya dari pemanfaatan lahan kota. Modernisasi dari informal sektor yang menjadi bagian dari sistem produksi dari formal sektor dapat menciptakan integrasi dari penggunaan lahan kota antara dua sektor tersebut. Kata kunci: perencanaan industri, informal sektor, tata guna lahan.
INDUSTRIAL PLANNING IN LESS DEVELOPED COUNTRIES On the role of informal sector in urban context
In many Third World cities, the approach to industrial planning is adapted from developed countries. Planning system may conflict with the dynamics of an informal sector where priorities are directed to the fundamentals of survival in an often competitive and hostile working environment. It is important for Third World' governments to identify planning approaches that respect the current condition of land use occupation. Modernization of traditional or informal sectors may develop integrated linkages with the formal sector creating opportunities land use integration between these sectors. Abstract in Bahasa Indonesia : Pada kebanyakan negara dunia ketiga, pendekatan perencanaan industri diadaptasi dari negara maju. Pendekatan ini mengalami ketidak sesuaian dengan keberadaan informal sector, dimana sektor ini memprioritaskan pada kompetisi tinggi dalam konteks lahan perkotaan. Penting bagi negara dunia ketiga untuk mengidentifikasi pendekatan perencanaan yang mengikut sertakan keadaan sesungguhnya dari pemanfaatan lahan kota. Modernisasi dari informal sektor yang menjadi bagian dari sistem produksi dari formal sektor dapat menciptakan integrasi dari penggunaan lahan kota antara dua sektor tersebut. Kata kunci: perencanaan industri, informal sektor, tata guna lahan.
INDUSTRIAL PLANNING IN LESS DEVELOPED COUNTRIES On the role of informal sector in urban context
Rully Damayanti (Autor:in)
2002
Aufsatz (Zeitschrift)
Elektronische Ressource
Unbekannt
Metadata by DOAJ is licensed under CC BY-SA 1.0
British Library Online Contents | 2001
|Planning Education in Less-Developed Countries of the Commonwealth: an Assessment
Online Contents | 1993
|Role of informal sector recycling in waste management in developing countries
Online Contents | 2006
|