A platform for research: civil engineering, architecture and urbanism
PROSES KEPUTUSAN PEMBELIAN KOPI PADA COFFEE CAMPUS BANDAR LAMPUNG
Industri kopi di Bandar Lampung mengalami peningkatan, hal tersebut berakibat pada pengusaha Coffee shopharus berorientasi pada produk kopi yang diinginkan konsumen.Penelitian inibertujuan mengetahui karakteristik dan proses keputusan pemebelian konsumen kopi di Coffee Campus. Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah metode accidental sampling sebanyak 33 orang. Analisis yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif berdasarkan identifikasi kebutuhan, pencarian informasi, evaluasi alternatif,keputusan pembelian, dan evaluasi pasca pembelian. Karakterisik konsumen sebagai pengunjung Coffee Campus paling banyak adalah laki-laki dengan usia berkisar 21-25 tahun, pendidikan Diploma, belum menikah,dan berprofesi sebagai mahsiswa. Pada tahap pengenalan kebutuhan, kosumen lebih mengenal manfaat kopi di Coffee Campus adalah sebagai penghilang rasa haus dan alasan mengonsumsinya dikarenakan cita rasanya yang enak. Tahap pencarian informasi diperoleh konsumen dalam memilih produk Coffee Campus yaitu berasal dari orang terdekat yang memberitahu produk kopi Coffee Campus. Tahap evaluasi alternatif dengan pertimbangan paling besar mengenai cita rasa secara terencana adalah tahapan yang paling sering dilakukan oleh konsumen. Keputusan pembelian Coffee Campus dilakukan konsumenpaling banyak yaitu satu kali dengan rasa cappucino ice. Perilaku pasca pembelian yaitu konsumen yang menyukai Coffee Campus paling banyak dengan alasan karena rasanya yang enak, konsumen merasa puas, dan konsumen akan merekomendasikan produk Coffee Campus kepada orang lainnya.
PROSES KEPUTUSAN PEMBELIAN KOPI PADA COFFEE CAMPUS BANDAR LAMPUNG
Industri kopi di Bandar Lampung mengalami peningkatan, hal tersebut berakibat pada pengusaha Coffee shopharus berorientasi pada produk kopi yang diinginkan konsumen.Penelitian inibertujuan mengetahui karakteristik dan proses keputusan pemebelian konsumen kopi di Coffee Campus. Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah metode accidental sampling sebanyak 33 orang. Analisis yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif berdasarkan identifikasi kebutuhan, pencarian informasi, evaluasi alternatif,keputusan pembelian, dan evaluasi pasca pembelian. Karakterisik konsumen sebagai pengunjung Coffee Campus paling banyak adalah laki-laki dengan usia berkisar 21-25 tahun, pendidikan Diploma, belum menikah,dan berprofesi sebagai mahsiswa. Pada tahap pengenalan kebutuhan, kosumen lebih mengenal manfaat kopi di Coffee Campus adalah sebagai penghilang rasa haus dan alasan mengonsumsinya dikarenakan cita rasanya yang enak. Tahap pencarian informasi diperoleh konsumen dalam memilih produk Coffee Campus yaitu berasal dari orang terdekat yang memberitahu produk kopi Coffee Campus. Tahap evaluasi alternatif dengan pertimbangan paling besar mengenai cita rasa secara terencana adalah tahapan yang paling sering dilakukan oleh konsumen. Keputusan pembelian Coffee Campus dilakukan konsumenpaling banyak yaitu satu kali dengan rasa cappucino ice. Perilaku pasca pembelian yaitu konsumen yang menyukai Coffee Campus paling banyak dengan alasan karena rasanya yang enak, konsumen merasa puas, dan konsumen akan merekomendasikan produk Coffee Campus kepada orang lainnya.
PROSES KEPUTUSAN PEMBELIAN KOPI PADA COFFEE CAMPUS BANDAR LAMPUNG
Fitri, Annisa (author) / Kusmaria, Kusmaria (author)
2023-06-19
doi:10.29303/agrimansion.v24i1.1272
JURNAL AGRIMANSION; Vol 24 No 1 (2023): Jurnal Agrimansion April 2023; 186-191 ; 2798-5385 ; 1411-8262 ; 10.29303/agrimansion.v24i1
Article (Journal)
Electronic Resource
English
DDC:
000
Pengaruh Direct Marketing Terhadap Keputusan Pembelian Kopi Arabika Malabar Mountain Coffee
DOAJ | 2019
|IMPLEMENTASI MANAJEMEN MUTU TERPADU PADA STANDAR PROSES DI SMP IT AR RAIHAN BANDAR LAMPUNG
BASE | 2024
|