A platform for research: civil engineering, architecture and urbanism
Strategi Pengolahan Buah Unggulan Menuju Pasar Ekspor dengan Pendekatan Manajemen Rantai Nilai Terintegrasi
Kementerian BUMN Republik Indonesia telah mencanangkan Revolusi Oranye sejak 17 Mei 2013. Gerakan nasional ini memiliki visi untuk terciptanya pemenuhan kebutuhan konsumsi buah nasional yang tidak bergantung pada impor dan dapat menjadikan Indonesia sebagai produsen dan eksportir buah-buahan tropis. Visi tersebut sebaiknya didukung oleh berbagai pihak, terutama petani buah yang merupakan ujung tombak program. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa produktivitas petani buah di Indonesia masih rendah. Petani masih bertani secara yang tradisional dengan pertanian berskala kecil dan belum memahami pengelolaan hasil panen, sehingga produk tidak dapat berkelanjutan tersedia sepanjang tahun. Petani juga belum dapat memasarkan produknya sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan strategi baru untuk mengatasi permasalahan tersebut, yang dinamakan Rantai Nilai Terintegrasi. Strategi ini adalah strategi bisnis yang terintegrasi mulai dari pemasok, layanan, dan informasi yang dapat memberikan nilai tambah bagi pelanggan dan pemangku kepentingan lainnya. Produsen, yaitu petani tidak hanya bekerja sendiri tetapi perlu mendapat bantuan dari pihak lain, seperti para akademisi dan mahasiswa melalui kurikulum kampus merdeka, para penyuluh pertanian, perusahaan-perusahaan yang terkait, eksportir, bank, dan pihak lainnya. Strategi ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas petani dan menyukseskan Program Revolusi Oranye.
Strategi Pengolahan Buah Unggulan Menuju Pasar Ekspor dengan Pendekatan Manajemen Rantai Nilai Terintegrasi
Kementerian BUMN Republik Indonesia telah mencanangkan Revolusi Oranye sejak 17 Mei 2013. Gerakan nasional ini memiliki visi untuk terciptanya pemenuhan kebutuhan konsumsi buah nasional yang tidak bergantung pada impor dan dapat menjadikan Indonesia sebagai produsen dan eksportir buah-buahan tropis. Visi tersebut sebaiknya didukung oleh berbagai pihak, terutama petani buah yang merupakan ujung tombak program. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa produktivitas petani buah di Indonesia masih rendah. Petani masih bertani secara yang tradisional dengan pertanian berskala kecil dan belum memahami pengelolaan hasil panen, sehingga produk tidak dapat berkelanjutan tersedia sepanjang tahun. Petani juga belum dapat memasarkan produknya sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan strategi baru untuk mengatasi permasalahan tersebut, yang dinamakan Rantai Nilai Terintegrasi. Strategi ini adalah strategi bisnis yang terintegrasi mulai dari pemasok, layanan, dan informasi yang dapat memberikan nilai tambah bagi pelanggan dan pemangku kepentingan lainnya. Produsen, yaitu petani tidak hanya bekerja sendiri tetapi perlu mendapat bantuan dari pihak lain, seperti para akademisi dan mahasiswa melalui kurikulum kampus merdeka, para penyuluh pertanian, perusahaan-perusahaan yang terkait, eksportir, bank, dan pihak lainnya. Strategi ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas petani dan menyukseskan Program Revolusi Oranye.
Strategi Pengolahan Buah Unggulan Menuju Pasar Ekspor dengan Pendekatan Manajemen Rantai Nilai Terintegrasi
Dini Verdania Latif (author) / Sa'adah Abbas (author)
2024
Article (Journal)
Electronic Resource
Unknown
Metadata by DOAJ is licensed under CC BY-SA 1.0
PENERAPAN IPTEK UNTUK MENINGKATKAN DAYA SAING PRODUK OLAHAN IKAN MENUJU PASAR EKSPOR
DOAJ | 2018
|MANAJEMEN STRATEGI FILANTROFI ISLAM DI PALEMBANG DENGAN PENDEKATAN APPRECIATE INQUIRY
DOAJ | 2018
|Strategi Peningkatan Pendapatan Petani Kopi Menggunakan Analisis Rantai Nilai dan Sumber Penghidupan
DOAJ | 2018
|