A platform for research: civil engineering, architecture and urbanism
PEMAANFAATAN LIMBAH JERIGEN MENJADI SAFETY BOX DI RSUD WATES, TAHUN 2016
Limbah padat berupa jerigen bekas yang berada di area RSUD Wates terdiri dari dua jenis, yaitu ukuran 5 L yang dahulunya berisi cairan asam dan ukuran 10 L yang dahulunya berisi cairan bikarbonat.Dalam sebulan, jumlah limbah jerigen tersebut dapat mencapai 300 buah. Pengubahan menjadi safety box merupakan salah satu inovasi untuk memanfaatkan limbah jerigen yang ada tersebut. Walaupun bahan yang ada di dalam jerigen hampir sama seperti cairan infus, cairan di dalam jerigen ini tidak tergolong dalam limbah B3 apabila tidak mengenai pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya penerimaan responden, yang terdiri dari dari 38 orang perawat dan 9 orang petugas cleaning service, terhadap safety box, antara yang terbuat dari bahan karton dan dari bahan jerigen bekas, melalui metoda survey dengan desain penelitian prospektif. Data dianalisis dengan uji-test terikat pada 􀄮 = 0,05; dan diperoleh nilai p < 0,001; yang dapat diinterpretasikan bahwa perbedaan penerimaan responden terhadap kedua jenis safety box tersebut berbeda secara bermakna, sehingga dapat disimpulkan bahwa limbah jerigen yang dihasilkan di RSUD Wates dapat digunakan untuk menggantikan safety box lama yang berbahan karton.
PEMAANFAATAN LIMBAH JERIGEN MENJADI SAFETY BOX DI RSUD WATES, TAHUN 2016
Limbah padat berupa jerigen bekas yang berada di area RSUD Wates terdiri dari dua jenis, yaitu ukuran 5 L yang dahulunya berisi cairan asam dan ukuran 10 L yang dahulunya berisi cairan bikarbonat.Dalam sebulan, jumlah limbah jerigen tersebut dapat mencapai 300 buah. Pengubahan menjadi safety box merupakan salah satu inovasi untuk memanfaatkan limbah jerigen yang ada tersebut. Walaupun bahan yang ada di dalam jerigen hampir sama seperti cairan infus, cairan di dalam jerigen ini tidak tergolong dalam limbah B3 apabila tidak mengenai pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya penerimaan responden, yang terdiri dari dari 38 orang perawat dan 9 orang petugas cleaning service, terhadap safety box, antara yang terbuat dari bahan karton dan dari bahan jerigen bekas, melalui metoda survey dengan desain penelitian prospektif. Data dianalisis dengan uji-test terikat pada 􀄮 = 0,05; dan diperoleh nilai p < 0,001; yang dapat diinterpretasikan bahwa perbedaan penerimaan responden terhadap kedua jenis safety box tersebut berbeda secara bermakna, sehingga dapat disimpulkan bahwa limbah jerigen yang dihasilkan di RSUD Wates dapat digunakan untuk menggantikan safety box lama yang berbahan karton.
PEMAANFAATAN LIMBAH JERIGEN MENJADI SAFETY BOX DI RSUD WATES, TAHUN 2016
Chichi Rodes Agustin (author) / Adib Suyanto (author) / Choirul Amri (author)
2017
Article (Journal)
Electronic Resource
Unknown
Metadata by DOAJ is licensed under ​CC BY-SA 1.0