A platform for research: civil engineering, architecture and urbanism
Pemanfaatan Batugamping Keprus Sebagai Campuran Agregat Pada Lapis Pondasi Agregat Kelas B
Batugamping keprus banyak terdapat di Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kemungkinan pemakaian batugamping keprus sebagai bahan campuran agregat pada lapis pondasi agregat kelas B. Penelitian dilakukan dengan membuat berbagai variasi persentasi campuran batugamping keprus, sirtu dan tanah. Batugamping keprus bervariasi dari 15% hingga 85%, sirtu bervariasi dari 75% hingga 5% dan tanah tetap sebesar 10% dari berat total campuran. Pada setiap campuran dilakukan uji batas cair, indeks plastisitas, CBR unsoaked dan CBR soaked pada kepadatan maksimal dengan mengacu pada SNI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai batas cair, nilai indeks plastisitas dan nilai CBR unsoaked dari berbagai persentasi campuran batugamping keprus, sirtu dan tanah (kecuali untuk campuran 85% batugamping keprus, 5% sirtu dan 10% tanah) memenuhi spesifikasi yang telah ditetapkan oleh Bina Marga, namun nilai CBR soaked tidak memenuhi spesifikasi tersebut.
Pemanfaatan Batugamping Keprus Sebagai Campuran Agregat Pada Lapis Pondasi Agregat Kelas B
Batugamping keprus banyak terdapat di Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kemungkinan pemakaian batugamping keprus sebagai bahan campuran agregat pada lapis pondasi agregat kelas B. Penelitian dilakukan dengan membuat berbagai variasi persentasi campuran batugamping keprus, sirtu dan tanah. Batugamping keprus bervariasi dari 15% hingga 85%, sirtu bervariasi dari 75% hingga 5% dan tanah tetap sebesar 10% dari berat total campuran. Pada setiap campuran dilakukan uji batas cair, indeks plastisitas, CBR unsoaked dan CBR soaked pada kepadatan maksimal dengan mengacu pada SNI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai batas cair, nilai indeks plastisitas dan nilai CBR unsoaked dari berbagai persentasi campuran batugamping keprus, sirtu dan tanah (kecuali untuk campuran 85% batugamping keprus, 5% sirtu dan 10% tanah) memenuhi spesifikasi yang telah ditetapkan oleh Bina Marga, namun nilai CBR soaked tidak memenuhi spesifikasi tersebut.
Pemanfaatan Batugamping Keprus Sebagai Campuran Agregat Pada Lapis Pondasi Agregat Kelas B
Sentot Hardwiyono (author) / Anita Widianti (author)
2016
Article (Journal)
Electronic Resource
Unknown
Metadata by DOAJ is licensed under CC BY-SA 1.0
Evaluasi Karakteristik Agregat untuk Dipergunakan Sebagai Lapis Pondasi Berbutir
DOAJ | 2019
|BASE | 2016
|Pemanfaatan Bambu Tabadiku sebagai Agregat Kasar Pada Pengujian Kuat Tekan Beton
DOAJ | 2021
|