A platform for research: civil engineering, architecture and urbanism
ANALISA PENGARUH JARAK ANTAR BAFFLE TERHADAP GETARAN PADA HEAT EXCHANGER TYPE SHELL AND TUBE DENGAN MENGGUNAKAN SOFTWARE HEAT TRANSFER RESEARCH INC (HTRI)
Heat Exchanger adalah suatu alat yang memungkinkan heat transfer dan dapat berfungsi baik sebagai pemanas maupun pendingin. Baffle merupakan sekat-sekat pada Shell and Tube Heat Eexchanger (STHE) yang berfungsi untuk menciptakan aliran yang turbulen sehingga heat transfer yang terjadi optimal. Masalah yang terjadi STHE ini adalah getaran yang dapat merusak STHE maupun menyebabkan kegagalan pada heat exchanger. Penelitian ini bertujuan menganalisa pengaruh jarak baffle serta jenis baffle single segment dan double segment terhadap getaran yang terjadi guna menghindari kerusakan maupun kegagalan pada heat exchanger. Pelaksanaan penelitian ini dengan cara menyiapkan model STHE pada software heat transfer research inc (HTRI) dan memasukkan variasi nilai jarak baffle beserta jenis baffle single segment dan double segment, selanjutnya dilakukan analisa terhadap report data hasil dari software HTRI. Hasil analisa yang didapatkan jumlah baffle terbanyak pada jarak baffle 650 mm baik jenis single segment maupun double segment dengan jumlah baffle 17, getaran maksimum pada jarak baffle 650 mm baik single segment dan double segment dengan tube natural frequency 35,2 Hz dan heat transfer co-efficient analisa ini dengan jenis baffle single segment pada jarak 800 mm didapat heat transfer co-efficient 1221,8 Kcal/m2.hr.°C, sedangkan pada jenis baffle double segment pada jarak 1000 mm dengan heat transfer co-efficient 1188,6 Kcal/m2.hr.°C.
ANALISA PENGARUH JARAK ANTAR BAFFLE TERHADAP GETARAN PADA HEAT EXCHANGER TYPE SHELL AND TUBE DENGAN MENGGUNAKAN SOFTWARE HEAT TRANSFER RESEARCH INC (HTRI)
Heat Exchanger adalah suatu alat yang memungkinkan heat transfer dan dapat berfungsi baik sebagai pemanas maupun pendingin. Baffle merupakan sekat-sekat pada Shell and Tube Heat Eexchanger (STHE) yang berfungsi untuk menciptakan aliran yang turbulen sehingga heat transfer yang terjadi optimal. Masalah yang terjadi STHE ini adalah getaran yang dapat merusak STHE maupun menyebabkan kegagalan pada heat exchanger. Penelitian ini bertujuan menganalisa pengaruh jarak baffle serta jenis baffle single segment dan double segment terhadap getaran yang terjadi guna menghindari kerusakan maupun kegagalan pada heat exchanger. Pelaksanaan penelitian ini dengan cara menyiapkan model STHE pada software heat transfer research inc (HTRI) dan memasukkan variasi nilai jarak baffle beserta jenis baffle single segment dan double segment, selanjutnya dilakukan analisa terhadap report data hasil dari software HTRI. Hasil analisa yang didapatkan jumlah baffle terbanyak pada jarak baffle 650 mm baik jenis single segment maupun double segment dengan jumlah baffle 17, getaran maksimum pada jarak baffle 650 mm baik single segment dan double segment dengan tube natural frequency 35,2 Hz dan heat transfer co-efficient analisa ini dengan jenis baffle single segment pada jarak 800 mm didapat heat transfer co-efficient 1221,8 Kcal/m2.hr.°C, sedangkan pada jenis baffle double segment pada jarak 1000 mm dengan heat transfer co-efficient 1188,6 Kcal/m2.hr.°C.
ANALISA PENGARUH JARAK ANTAR BAFFLE TERHADAP GETARAN PADA HEAT EXCHANGER TYPE SHELL AND TUBE DENGAN MENGGUNAKAN SOFTWARE HEAT TRANSFER RESEARCH INC (HTRI)
Nurrahmat Arif (author) / Nasrul ZA (author) / Azhari Azhari (author)
2021
Article (Journal)
Electronic Resource
Unknown
Metadata by DOAJ is licensed under CC BY-SA 1.0
PENGARUH JARAK ANTAR PIPA PADA KOLEKTOR TERHADAP PANAS YANG DIHASILKAN SOLAR WATER HEATER (SWH)
DOAJ | 2017
|Pengaruh Kadar Air dan Jarak Antar Paku Terhadap Kekuatan Sambungan Kayu Kelapa
DOAJ | 2019
|Analisa Pengaruh Jarak Sudu Terhadap Putaran Turbin Ulir Pada Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro
BASE | 2019
|Deteksi Kerusakan Bantalan Gelinding Pada Motor Listrik dengan Analisa Sinyal Getaran.
DOAJ | 2023
|