A platform for research: civil engineering, architecture and urbanism
Studi Analisis Eksitasi Untuk Mengatur Tegangan Keluaran Generator Dan Governor Untuk Mengatur Beban Pada Unit 3 Di ULPTA Tes PT PLN Indonesia Power
Generator merupakan mesin yang dapat mengkonversi energy mekanik menjadi energy listrik. Prinsip kerja dari Generator Sinkron adalah dengan induksi elektromagnetik. Eksitasi adalah salah satu bagian yang paling krusial pada system di Generator, dimana peran dari eksitasi adalah untuk membentuk/menghasilkan fluks yang berubah terhadap waktu, sehingga dihasilkan satu GGL induksi. Arus penguatan berfungsi untuk mengatur besarnya tegangan keluaran sesuai pembebanan yang digunakan. Peralatan yang digunakan sebagai pmnengatur arus eksitasi adalah Automatic Voltage Regulator (AVR). Fungsi Governor yaitu sebagai ‘interface’ diantara turbin penggerak dan juga generator. Fungsi utama pengaturan putaran ini untuk menjaga kestabilan sistem secara keseluruhan terhadap adanya variasi beban atau gangguan pada sistem. Dalam penelitian ini di lakukan perbandingan antara setaiap parameter nilai terhadap waktu agar dapat mengetahui pengaruh perubahanan nilai tersebut sebab akibatnya, parameter yang diambil anatara lain yaitu tegangan gen, arus generator, arus eksitasi, bukaan guide vane, daya aktif, daya reaktif dan factor daya. Pengaruh perubahan dapat dilihat pada parameter Guid Vane semakin besar bukaan Guide Vane pada Governor maka akan semakinn besar pula arus yang akan di peroleh, hal ini dikarenakan semakin besar bukaan Guide Vane akan menyebabkan Rotor lebih kuat menahan tekanan air sehingga Arus yang di dapat semakin besar. Semakin besar nilai arus Generator akan memperbesar nilai Daya Aktif.
Studi Analisis Eksitasi Untuk Mengatur Tegangan Keluaran Generator Dan Governor Untuk Mengatur Beban Pada Unit 3 Di ULPTA Tes PT PLN Indonesia Power
Generator merupakan mesin yang dapat mengkonversi energy mekanik menjadi energy listrik. Prinsip kerja dari Generator Sinkron adalah dengan induksi elektromagnetik. Eksitasi adalah salah satu bagian yang paling krusial pada system di Generator, dimana peran dari eksitasi adalah untuk membentuk/menghasilkan fluks yang berubah terhadap waktu, sehingga dihasilkan satu GGL induksi. Arus penguatan berfungsi untuk mengatur besarnya tegangan keluaran sesuai pembebanan yang digunakan. Peralatan yang digunakan sebagai pmnengatur arus eksitasi adalah Automatic Voltage Regulator (AVR). Fungsi Governor yaitu sebagai ‘interface’ diantara turbin penggerak dan juga generator. Fungsi utama pengaturan putaran ini untuk menjaga kestabilan sistem secara keseluruhan terhadap adanya variasi beban atau gangguan pada sistem. Dalam penelitian ini di lakukan perbandingan antara setaiap parameter nilai terhadap waktu agar dapat mengetahui pengaruh perubahanan nilai tersebut sebab akibatnya, parameter yang diambil anatara lain yaitu tegangan gen, arus generator, arus eksitasi, bukaan guide vane, daya aktif, daya reaktif dan factor daya. Pengaruh perubahan dapat dilihat pada parameter Guid Vane semakin besar bukaan Guide Vane pada Governor maka akan semakinn besar pula arus yang akan di peroleh, hal ini dikarenakan semakin besar bukaan Guide Vane akan menyebabkan Rotor lebih kuat menahan tekanan air sehingga Arus yang di dapat semakin besar. Semakin besar nilai arus Generator akan memperbesar nilai Daya Aktif.
Studi Analisis Eksitasi Untuk Mengatur Tegangan Keluaran Generator Dan Governor Untuk Mengatur Beban Pada Unit 3 Di ULPTA Tes PT PLN Indonesia Power
Andre Febrian (author) / Yanolanda Suzantry Handayani (author) / Irnanda Priyadi (author)
2023
Article (Journal)
Electronic Resource
Unknown
eksitasi , generator , governoor , guide vane , Technology , T
Metadata by DOAJ is licensed under CC BY-SA 1.0
Mengoptimalkan Lalu-Lintas Perbelanjaan dengan Mengatur Derajat Kepentingan Antar Etalase
DOAJ | 2012
|