A platform for research: civil engineering, architecture and urbanism
Pelaksanaan Pendidikan Islam Multikultural di Madrasah Ibtidaiyah
Pentingnya memperkenalkan pendidikan islam multikultural sejak dini agar siswa menggenal keragaman budaya, keragaman sosial sejak dini, karena keragaman itu dipengaruhi pada tingkah laku, sikap serta pola fikir masyarakat sehingga hal tersebut memiliki cara (usage), kebiasaan (folk ways), aturan-aturan (more) adat istiadat (customs) yang berbeda-beda. Jika perbedaan tidak di fahami sebagai keanekaragaman maka sulit dihindari perselisihan atau konflik di masyarakat. Pendidikan Islam Multikultural juga mampu menjadi instrumen membangun kesadaran atas keanekaragaman dan ciri khas dalam membangun bangsa. Metode yang digunakan yaitu deskritif analisis. Pendidikan multikultural adalah suatu sikap dalam memandang keunikan manusia dengan tanpa membedakan ras, budaya, jenis kelamin, seks, kondisi jasmaniah atau status ekonomi seseorang. Pendidikan multikultural (multicultural education) merupakan strategi pendidikan yang memanfaatkan keberagaman latar belakang kebudayaan dari para peserta didik sebagai salah satu kekuatan untuk membentuk sikap multikultural. Strategi ini sangat bermanfaat, sekurang-kurangnya bagi sekolah sebagai lembaga pendidikan dapat membentuk pemahaman bersama atas konsep kebudayaan, perbedaan budaya, keseimbangan, dan demokrasi dalam arti yang luas. Pembelajaran berbasis multikultural berusaha memberdayakan siswa untuk mengembangkan rasa hormat kepada orang yang berbeda budaya, memberi kesempatan untuk bekerja bersama dengan orang atau kelompok orang yang berbeda etnis atau rasnya secara langsung. Salah satu tujuannya yaitu: untuk membantu peserta didik dalam membangun ketergantungan lintas budaya dan memberi gambaran positif kepada mereka mengenai perbedaan kelompok
Pelaksanaan Pendidikan Islam Multikultural di Madrasah Ibtidaiyah
Pentingnya memperkenalkan pendidikan islam multikultural sejak dini agar siswa menggenal keragaman budaya, keragaman sosial sejak dini, karena keragaman itu dipengaruhi pada tingkah laku, sikap serta pola fikir masyarakat sehingga hal tersebut memiliki cara (usage), kebiasaan (folk ways), aturan-aturan (more) adat istiadat (customs) yang berbeda-beda. Jika perbedaan tidak di fahami sebagai keanekaragaman maka sulit dihindari perselisihan atau konflik di masyarakat. Pendidikan Islam Multikultural juga mampu menjadi instrumen membangun kesadaran atas keanekaragaman dan ciri khas dalam membangun bangsa. Metode yang digunakan yaitu deskritif analisis. Pendidikan multikultural adalah suatu sikap dalam memandang keunikan manusia dengan tanpa membedakan ras, budaya, jenis kelamin, seks, kondisi jasmaniah atau status ekonomi seseorang. Pendidikan multikultural (multicultural education) merupakan strategi pendidikan yang memanfaatkan keberagaman latar belakang kebudayaan dari para peserta didik sebagai salah satu kekuatan untuk membentuk sikap multikultural. Strategi ini sangat bermanfaat, sekurang-kurangnya bagi sekolah sebagai lembaga pendidikan dapat membentuk pemahaman bersama atas konsep kebudayaan, perbedaan budaya, keseimbangan, dan demokrasi dalam arti yang luas. Pembelajaran berbasis multikultural berusaha memberdayakan siswa untuk mengembangkan rasa hormat kepada orang yang berbeda budaya, memberi kesempatan untuk bekerja bersama dengan orang atau kelompok orang yang berbeda etnis atau rasnya secara langsung. Salah satu tujuannya yaitu: untuk membantu peserta didik dalam membangun ketergantungan lintas budaya dan memberi gambaran positif kepada mereka mengenai perbedaan kelompok
Pelaksanaan Pendidikan Islam Multikultural di Madrasah Ibtidaiyah
Minahul Mubin (author) / Sherif Juniar Aryanto (author)
2022
Article (Journal)
Electronic Resource
Unknown
pendidikan , islam , multikultural , madrasah , ibtidaiyah , Education , L , Cybernetics , Q300-390
Metadata by DOAJ is licensed under CC BY-SA 1.0
PENGEMBANGAN MODEL INTEGRASI PENDIDIKAN SIAGA BENCANA DALAM KURIKULUM MADRASAH IBTIDAIYAH
DOAJ | 2015
|PERSEPSI GURU TENTANG PELAKSANAAN PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DI SEKOLAH DALAM PERSPEKTIF GENDER
DOAJ | 2020
|