A platform for research: civil engineering, architecture and urbanism
Preferensi Atas Perumahan Berpagar di Wilayah Jabodetabek
Perkembangan perumahan berpagar di wilayah metropolitan Jabodetabek terlihat dari tingginya permintaan atas hal tersebut. Namun, perumahan berpagar mencerminkan bentuk segregasi spasial yang berkontribusi terhadap segregasi sosial yang makin meluas. Tren ini bertentangan dengan tujuan pembangunan perumahan, yaitu menciptakan komunitas yang kohesif. Tujuan studi ini untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi preferensi pemilihan perumahan berpagar. Terdapat tiga tipe perumahan berpagar di wilayah Jabodetabek: single-gated community, clustered gated community, dan private city. Pengumpulan data menggunakan metode survei kuesioner dengan menggunakan Skala Likert dengan sampel 100 responden. Teknik analisis menggunakan Regresi Linier Berganda. Responden berasal dari tiga kategori perumahan berpagar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel lokasi dan aksesibilitas, kontrol keamanan di tingkat cluster, dan fisik rumah berpengaruh signifikan pada preferensi penghuni pada tiga tipe komunitas berpagar di wilayah ini. Berdasarkan preferensi responden, tipe private cities adalah yang paling tinggi. Dalam mengurangi segregasi sosial melalui pembangunan tipe ini perlu dipertimbangkan penyediaan diversifikasi tipe rumah dan penyediaan fasilitas dan ruang komunal yang lebih luas agar menarik penduduk dari berbagai latar belakang.
Preferensi Atas Perumahan Berpagar di Wilayah Jabodetabek
Perkembangan perumahan berpagar di wilayah metropolitan Jabodetabek terlihat dari tingginya permintaan atas hal tersebut. Namun, perumahan berpagar mencerminkan bentuk segregasi spasial yang berkontribusi terhadap segregasi sosial yang makin meluas. Tren ini bertentangan dengan tujuan pembangunan perumahan, yaitu menciptakan komunitas yang kohesif. Tujuan studi ini untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi preferensi pemilihan perumahan berpagar. Terdapat tiga tipe perumahan berpagar di wilayah Jabodetabek: single-gated community, clustered gated community, dan private city. Pengumpulan data menggunakan metode survei kuesioner dengan menggunakan Skala Likert dengan sampel 100 responden. Teknik analisis menggunakan Regresi Linier Berganda. Responden berasal dari tiga kategori perumahan berpagar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel lokasi dan aksesibilitas, kontrol keamanan di tingkat cluster, dan fisik rumah berpengaruh signifikan pada preferensi penghuni pada tiga tipe komunitas berpagar di wilayah ini. Berdasarkan preferensi responden, tipe private cities adalah yang paling tinggi. Dalam mengurangi segregasi sosial melalui pembangunan tipe ini perlu dipertimbangkan penyediaan diversifikasi tipe rumah dan penyediaan fasilitas dan ruang komunal yang lebih luas agar menarik penduduk dari berbagai latar belakang.
Preferensi Atas Perumahan Berpagar di Wilayah Jabodetabek
Gita Safitri (author) / Hanny Wahidin Wiranegara (author) / Yayat Supriyatna (author)
2024
Article (Journal)
Electronic Resource
Unknown
Metadata by DOAJ is licensed under CC BY-SA 1.0
PREFERENSI PENGHUNI PERUMAHAN DI KOTA PEKANBARU DALAM MENENTUKAN LOKASI PERUMAHAN
DOAJ | 2011
|KEBUTUHAN MAKAM BAGI WARGA PERUMAHAN (Studi Kasus di Perumahan Wilayah Surabaya Barat)
DOAJ | 2002
|