A platform for research: civil engineering, architecture and urbanism
Analisis Kesulitan Guru Biologi Mengajar Di SMA Negeri Kota Lubuklinggau Selama Masa Pandemi Covid-19
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesulitan guru biologi mengajar di SMA Negeri Kota Lubuklinggau pada masa pandemi Covid-19. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data ialah menggunakan observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh guru biologi di SMA Negeri 1, 2, 4, 5, 6, 7, dan 8 Kota Lubuklinggau. Sampel pada penelitian ini adalah 15 guru biologi dari SMA Negeri Kota Lubuklinggau. Berdasarkan hasil analisis kesulitan dibagi menjadi lima aspek indikator (media, motivasi, sikap, kreativitas, dan sarana prasarana). Hasil persentase setiap SMA Negeri Kota Lubuklinggau telah mencakup dari lima aspek indikator, guru SMA Negeri 1 (14%), guru SMA Negeri 2 (36%), guru SMA Negeri 4 (31%), guru SMA Negeri 5 (27%), guru SMA Negeri 6 (28%), guru SMA Negeri 7 (31%), dan guru SMA Negeri 8 (22%). Dapat disimpulkan setiap guru biologi di SMA Negeri Kota Lubuklinggau mengalami sedikit kesulitan dalam proses pembelajaran daring selama masa pandemi Covid-19. Kesulitan yang paling rendah terdapat pada guru SMA Negeri 1 Lubuklinggau dengan persentase 14% dan SMA Negeri 2 Kota Lubuklinggau memiliki persentase kesulitan paling tinggi sebesar 36%. Keywords: Kesulitan guru biologi, pembelajaran daring
Analisis Kesulitan Guru Biologi Mengajar Di SMA Negeri Kota Lubuklinggau Selama Masa Pandemi Covid-19
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesulitan guru biologi mengajar di SMA Negeri Kota Lubuklinggau pada masa pandemi Covid-19. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data ialah menggunakan observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh guru biologi di SMA Negeri 1, 2, 4, 5, 6, 7, dan 8 Kota Lubuklinggau. Sampel pada penelitian ini adalah 15 guru biologi dari SMA Negeri Kota Lubuklinggau. Berdasarkan hasil analisis kesulitan dibagi menjadi lima aspek indikator (media, motivasi, sikap, kreativitas, dan sarana prasarana). Hasil persentase setiap SMA Negeri Kota Lubuklinggau telah mencakup dari lima aspek indikator, guru SMA Negeri 1 (14%), guru SMA Negeri 2 (36%), guru SMA Negeri 4 (31%), guru SMA Negeri 5 (27%), guru SMA Negeri 6 (28%), guru SMA Negeri 7 (31%), dan guru SMA Negeri 8 (22%). Dapat disimpulkan setiap guru biologi di SMA Negeri Kota Lubuklinggau mengalami sedikit kesulitan dalam proses pembelajaran daring selama masa pandemi Covid-19. Kesulitan yang paling rendah terdapat pada guru SMA Negeri 1 Lubuklinggau dengan persentase 14% dan SMA Negeri 2 Kota Lubuklinggau memiliki persentase kesulitan paling tinggi sebesar 36%. Keywords: Kesulitan guru biologi, pembelajaran daring
Analisis Kesulitan Guru Biologi Mengajar Di SMA Negeri Kota Lubuklinggau Selama Masa Pandemi Covid-19
Nevi Yantari (author) / Mareta Widiya (author) / Sepriyaningsih Sepriyaningsih (author)
2021
Article (Journal)
Electronic Resource
Unknown
Metadata by DOAJ is licensed under CC BY-SA 1.0
PENGARUH EFEKTIVITAS KERJA DAN WORK FROM HOME TERHADAP KINERJA PEGAWAI SELAMA MASA PANDEMI COVID-19
DOAJ | 2022
|Pengaruh Aksesibilitas Bahan Pangan Terhadap Praktik Pemilihan Makanan Keluarga Selama Masa Pandemi
DOAJ | 2023
|