A platform for research: civil engineering, architecture and urbanism
Kemampuan Mengajar Guru Paud Nonformal Mekar Sari dalam Menerapkan BCCT (BEYOND CENTERS and CIRCLES TIME)
Abstraks Anak usia dini memiliki masa keemasan, yang pada masa tersebut setiap anak berhak memperoleh pendidikan dan pengajaran dalam rangka pengembangan pribadinya dan tingkat kecerdasannya sesuai dengan minat dan bakatnya. Anak usia dini di bawah 6 tahun dilayani pendidikannya melalui PAUD. Bentuk penyelenggaraan Paud dapat secara formal, informal, maupun nonformal. Paud Nonformal Mekar Sari diselenggarakan secara nonformal dengan guru nonformal dari ibu-ibu PKK. Jumlah guru terbatas, begitu juga dalam kemampuan mengajarnya juga terbatas. Mereka pernah mengikuti pelatihan pembelajaran dengan BCCT, namun dalam hal praktik belum menguasai, maka Tim dari IKIP PGRI Semarang memberikan bantuan berupa pemberian pelatihan dengan model mengajar dengan BCCT. Setelah diberi model para guru yang praktik sesuai dengan kemampuan dan kreativitasnya. Hasil yang diperoleh cukup baik, hanya ada kendala untuk mempersiapkan peralatan yang beragam karena tenaga terbatas. Demikian juga ketika mengelola anak bermain dengan ragam yang banyak pengelolaan terhadap kelompok bermain anak tenaga juga kurang memadai. Penerapan pembelajaran dengan BCCT hanya menggunakan dua pijakan agar persiapan dan pengelolaan terhadap anak-anak dapat teratasi.
Kemampuan Mengajar Guru Paud Nonformal Mekar Sari dalam Menerapkan BCCT (BEYOND CENTERS and CIRCLES TIME)
Abstraks Anak usia dini memiliki masa keemasan, yang pada masa tersebut setiap anak berhak memperoleh pendidikan dan pengajaran dalam rangka pengembangan pribadinya dan tingkat kecerdasannya sesuai dengan minat dan bakatnya. Anak usia dini di bawah 6 tahun dilayani pendidikannya melalui PAUD. Bentuk penyelenggaraan Paud dapat secara formal, informal, maupun nonformal. Paud Nonformal Mekar Sari diselenggarakan secara nonformal dengan guru nonformal dari ibu-ibu PKK. Jumlah guru terbatas, begitu juga dalam kemampuan mengajarnya juga terbatas. Mereka pernah mengikuti pelatihan pembelajaran dengan BCCT, namun dalam hal praktik belum menguasai, maka Tim dari IKIP PGRI Semarang memberikan bantuan berupa pemberian pelatihan dengan model mengajar dengan BCCT. Setelah diberi model para guru yang praktik sesuai dengan kemampuan dan kreativitasnya. Hasil yang diperoleh cukup baik, hanya ada kendala untuk mempersiapkan peralatan yang beragam karena tenaga terbatas. Demikian juga ketika mengelola anak bermain dengan ragam yang banyak pengelolaan terhadap kelompok bermain anak tenaga juga kurang memadai. Penerapan pembelajaran dengan BCCT hanya menggunakan dua pijakan agar persiapan dan pengelolaan terhadap anak-anak dapat teratasi.
Kemampuan Mengajar Guru Paud Nonformal Mekar Sari dalam Menerapkan BCCT (BEYOND CENTERS and CIRCLES TIME)
Ngatmini IKIP PGRI Semarang (author) / Ekie W (author) / Suhartatik IKIP PGRI Semarang (author) / Nailis S. (author) / Mada A. I. (author)
2012
Article (Journal)
Electronic Resource
Unknown
Metadata by DOAJ is licensed under CC BY-SA 1.0
ANALISIS TUTURAN GURU DALAM INTERAKSI BELAJAR MENGAJAR PADA KELAS V SMPN 7 MALANG
DOAJ | 2018
|